s

Rabu, 09 April 2014

Kamu.

Kau tahu imaji ini baru kutuangkan pagi ini. terbangun dari rehat raga semalam,  senyum dinginmu selalu menari di otak kiri. Kau bagai gravitasi bumi yang menarik syaraf cintaku tuk melekat di rongga jantungmu. Dunia tak setara kita. Aku berdoa kamu bisa melengkapi tulang rusuk yang melindungi organ-organ vital jiwaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar