Senja...
Saturasi dari warna langit biru laut & merah tajam sisa kerja rutin sang surya. Kepal tangan ini membisu disentuh lentik jemarimu. Raut wajah ini menatap tumpul mutiara bola matamu. Kau tau sayang siluet bayangan kita yang terukir menjadi harmoni dibebatuan seakan mengunci senyawa oksigen yang kita hirup bersama. Membangun pondasi kuade pelaminan. Namun aku takut merasuk ke ruang imaji masa lalumu. Aku tak mau kau berjalan di fantasi masa lalumu. Pahamlah !
Aku hanyalah segumpal daging dan senyawa bergerak bagian dari skenario takdir maha karya Tuhan semesta alam. Yang Ber-Puisi , Yang Ber-cerita, Yang Ber-nyanyi, dan Ber-Elegi
s
Senin, 14 April 2014
Senja Disandingmu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar