Aku hanyalah segumpal daging dan senyawa bergerak bagian dari skenario takdir maha karya Tuhan semesta alam. Yang Ber-Puisi , Yang Ber-cerita, Yang Ber-nyanyi, dan Ber-Elegi
s
Rabu, 23 April 2014
Sisi Lain Dirimu
Senin, 14 April 2014
Senja Disandingmu
Senja...
Saturasi dari warna langit biru laut & merah tajam sisa kerja rutin sang surya. Kepal tangan ini membisu disentuh lentik jemarimu. Raut wajah ini menatap tumpul mutiara bola matamu. Kau tau sayang siluet bayangan kita yang terukir menjadi harmoni dibebatuan seakan mengunci senyawa oksigen yang kita hirup bersama. Membangun pondasi kuade pelaminan. Namun aku takut merasuk ke ruang imaji masa lalumu. Aku tak mau kau berjalan di fantasi masa lalumu. Pahamlah !
Sabtu, 12 April 2014
Ranu kumbolo
Tak percaya rasanya. Hamparan luas air segar terselubung malu seakan sembunyi dari khalayak ramai. Aku bukanlah seorang pecinta alam. Tapi aku seorang yang tahu indonesia itu cantik Dan tak patut dinodai oleh sampah plastik logistik ataupun kaleng butana. Setelah koar dari film tentang semeru. Mungkin para pendaki sejati gusar Seakan berkunjung kesana meninggalkan noda cemar sampah. Namun aku pernah merasakan hanya ada 2 tenda dalam sehari di bibir danau. Angin berbisik sayu. Tanpa ada teriak pekak manusia. Rasanya mulut gemetar memuja tuhan semesta alam. Dan jackpot canda ria sahabat. Menenggak langsung tenangnya dingin air ranu kumbolo akan selalu aku kurindu. Seperti romeo yang merindu juliet.
Jumat, 11 April 2014
Sujud Dikepala Mahameru
sedikit rangkaian imaji menjadi sebuah sinematografi saat di semeru
http://www.youtube.com/watch?v=UOUM-arpx9A
Kutelan marahmu
Kau emosi aku terdiam tuli..
Kau menangis aku tersenyum melankolis..
Kau lunglai aku gontai..
Kau mereda aku simpan rahasia..
Rahasia kemarahanmu..
Tawamu dengan caraku sendiri
Aku akan mengajakmu pergi...
Bukan bermewah di hotel ato bungalow mahal tapi mendiami tenda kapasitas 2 org di rinjani...
merasakan atmosfer camp diatas samudra awan plawangan sembalun dan meneteskan air mata dikeindahan puncak anjani serta segarnya danau segara anakan yang menyegarkan dahaga peluh keringat kita...
Jika kau tak mampu melewati 7 bukit penyesalan rinjani tak apa sayang...
Masih ada semeru...
ranukumbolo bak danau para permaisuri, pagi membuka pintu tenda menyambut hangat serbuan hangat mentari lalu saat diujung malam sibuk berdua mengagumi lautan bintang kalimati laksana butiran pasir serta mahameru tanah tertinggi di pulau jawa puncaknya para dewa di kisah mahabarata...
Jika kau tak jua mampu mengalahkan egomu sendiri diterjalnya mahameru sayang tak apa...
Kita tetap bersanding , laksana arjuno-welirang , merbabu-merapi, dan sindoro-sumbing.